Mengenali Karakter Pasangan Toxic dalam Hubungan yang Dijalankan

Toxic relationship alias hubungan beracun mungkin sudah tidak asing lagi untuk kamu dengarkan. Hubungan yang sering kali membuat salah satu pihak merasakan tertekan, merasa tidak nyaman, merasa terintimidasi, namun tidak berani untuk keluar dalam hubungan itu. Entah sebab alasan yang masih sayang. Alasan sebab hubungan yang dijalankan sudah begitu lama. Sampai pada orang tua yang sudah saling mengenal. Sehingga sayang untuk diselesaikan. Selain itu, banyak juga dari mereka yang tidak mengenali karakter pasangan toxic ini.

Seringnya, mereka yang berada pada toxic relationship ini sebenanrya tidak lagi merasakan kebahagian. Kebanyakan mereka selalu menyangkal dan tidak mau menerima bahwa hubungannya tengah berada pada kondisi yang sudah tidak lagi wajar. Kondisi ini juga dikarenakan mereka yang tidak tahu akan apa itu toxic relationship dan tidak bisa menerima bahwa toxic relationship itu ada pada hubungan mereka.

Baca Juga : Pentingnya Mengenali Diri Sendiri Terlebih Dahulu Sebelum Memulai Hubungan yang Baru

Yuk, kenali akan karakter pasangan toxic ini!

Mengenali karakter pasangan toxic pertama adalah dengan melihat pada hubungan yang kamu jalani

Jika kamu menjalani hubungan dengan seseorang dimana banyak hal yang kamu merasa tidak ada lagi kecocokan sebab pasangan yang terlalu dominan, itu bisa jadi indikasi bahwa hubunganmu berada pada toxic relationship. Kamu mungkin sadar dan mulai merasa tidak nyaman. Namun, kamu merasa sulit untuk keluar dalam hubungan itu dengan berbagai macam alasan.

Baca Juga : Alasan Pentingnya Mengenali Pasangan Sebelum Membangun Sebuah Hubungan

Saat kamu merasa hubungan yang kamu jalankan itu mulai berbeda, dan kamu mulai dibuat tidak nyaman olehnya, mungkin kamu perlu bertanya pada dirimu sendiri. Apakah masih dapat dikatakan wajar hubungan yang kamu jalani ini. Jika tidak, mungkin bisa jadi kamu tengah berada pada toxic relationship.

Menilai akan sosok pasangan juga bisa menjadi cara untuk mengenali karakter pasangan toxic ini

Mengetahui akan sifat dan karakter pasangan dalam hubungan itu tentulah sebuah keharusan. Sebab, jika kamu tidak begitu mengenali akan karakter pasanganmu, bagaimana hubungan itu dapat berjalan dengan harmonis. Sulit sekali rasanya menjalani hubungan saat tidak saling mengenal satu sama lain.

Baca Juga : Ekspektasi Jangan Terlalu Tinggi Agar Kamu Tak Dibuat Kecewa Nanti

Dengan mengetahui akan sifat dan karakter pasanganmu itu, kamu bisa menilai sosok seperti apa pasanganmu itu. Mungkin, di awal hubungan kamu belum merasakan ada sesuatu yang beda. Namun, jika semakin lama kamu semakin mengenalnya, serta sifat dan karakternya itu membuatmu tidak nyaman, bisa jadi kamu sedang ada di kondisi toxic relationship.

Pasangan toxic itu biasanya membuatmu merasa tertekan dengan segala tingkahnya

Hubungan itu dijalankan oleh dua orang. Mereka yang saling bisa mengerti satu sama lain. Dan bisa saling menerima, serta tidak banyak menuntut ini itu pada pasangan. Saat pasangan tidak bisa seperti apa yang ia inginkan, ia bisa menerima akan hal itu. Bukan malah meminta pasangan untuk selalu bisa menjadi seperti apa yang ia inginkan.

Baca Juga : Cara Menilai Lelaki Serius VS yang Hanya Sekedar Modus

Mungkin, di awal kamu akan biasa saja ketika menjalani hubungan seperti itu. Membuatmu harus bisa menjadi seperti inginnya pasanganmu. Kamu yang merasa tidak nyaman untuk itu, namun kamu harus terpaksa melakukannya. Hanya karena kata “sayang”. Jika itu terus-terusan kamu lakukan, kamu tidak bisa menjadi versimu sendiri dalam hubungan. Apakah tidak capek jika berada di kondisi seperti itu terus-terusan?

Karakter pasangan toxic juga bisa dilihat dari sifat egois yang ia miliki

Ingin menang sendiri, selalu maunya yang dituruti, jika ia yang melakukan kesalahan masih bisa diampuni, dan masih banyak lagi. Apapun itu, ketika kamu memiliki pasangan dengan karakter egois, fix! Pasanganmu itu merupakan pasangan yang toxic untukmu. Jika kamu tidak menyadari itu, coba deh piker-pikir lagi. Selama hubungan yang kamu jalani ini, apakah kamu merasa nyaman dengan keegoisan pasanganmu itu?

Baca Juga : Trauma Karena Kegagalan Asmara Harusnya Cukup Jadi Pelajaran Saja

Terkadang, tanda-tanda itu sebenarnya sudah terlihat. Namun, kamu yang menutup mata dan menyangkal bahwa itu adalah kesalahan pasanganmu. Sehingga kamu masih bisa menerima akan keegoisan itu, yang sebenarnya hati kecilmu itu menolak. Keadaan seperti ini yang membuat seseorang sulit keluar dalam toxic relationship.

Bilangnya sayang, tapi lebih sering memberi rasa tidak nyaman. Fix! Pasanganmu toxic

Sayang itu harus diikuti dengan tindakan dan perlakuan yang sebenarnya. Bukan hanya diucapkan dimulut saja. Jika pasanganmu mengatakan bahwa dia menyayangimu, namun banyak hal dari dirinya yang tidak bisa kamu terima dan menimbulkan rasa tidak nyaman padamu, itu bukanlah rasa sayang yang sebenarnya.

Rasa sayang itu juga harus disertai dengan kebahagiaan, dan juga rasa nyaman. Saat rasa sayang itu tidak menghadirkan rasa nyaman, bagaimana mungkin pasanganmu akan merasakan kasih dan sayang itu? Yang ada dirinya menganggap kamu sayang, namun hatinya tidak bisa merasakan hal itu.

Baca Juga : Menumbuhkan Kembali Rasa Percaya dari Luka yang Pernah Dirasa

Teruntuk kamu yang sebenarnya sudah merasakan bahwa sedang berada pada toxic relationship, jangan pernah takut untuk keluar pada kondisi itu. Dirimu lebih butuh bahagia. Untuk apa menjalani sebuah hubungan yang kamu sendiri tidak merasa bahagia. Sudahlah, jangan biarkan dirimu merasa tersiksa terlalu lama. Kamu juga berhak untuk bahagia selamanya.

ilustrasi by : photologic.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: